Trik aman Melewati Genangan Air dengan Mobil Kecil

December 15, 2012 at 10:04 am | Posted in Tips Otomotif | Leave a comment
Tags: , , , ,

Bali, KompasOtomotif – Banyak pengguna mobil kota (city car) enggan melintasi genangan air karena takut merusak mesin dan juga terbawa arus lantaran bobot ringan. Ternyata hal tersebut bisa dihindari dengan beberapa langkah cermat dan mudah. Demikian yang disampaikan oleh Yuswadi, Technical Service Research Centre, Section Head, Field Service Department, Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB). “Tidak ada yang perlu ditakutkan kalau kita tahu caranya dan kenal spesifikasi mobil,” lanjutnya.

Inilah kiat menerjang genangan air.

1. Ketahui posisi lubang saluran masuk udara ke mesin (air intake duct). Dari situ bisa diketahui batas ketinggian air yang akan dilewati. “Ini sangat penting untuk mengantisipasi masuknya air ke ruang bakar yang menyebabkan mesin jadi rusak (water hammer),” urai Yuswadi.

Perhitungan tersebut berlaku ketika melintas genangan yang tenang atau tidak beriak. Lain halnya ketika genangan tersebut bergelombang, perhatikan pula tinggi riak. Untuk ukuran Mitsubishi Mirage, menurut Yuswadi, maksimal melewati genangan air dengan ketinggian hingga 3/4 pelek standarnya.

2. Lihat pula posisi lubang pengecekan oli dan pastikan tertutup rapat. Kalau tidak, sangat mungkin air masuk. Selain itu, perhatikan lubang pengecekan oli girboks apakah sudah tertutup rapat.  “Untuk langkah ini sebaiknya diserahkan ke bengkel karena letaknya yang agak tersembunyi,” jelas Yuswadi.

3. Jangan melintas genangan yang bergelombang atau ada arus samping. Karena, pada ketinggian tertentu, posisi mobil bisa tergeser oleh dorongan gelombang. Hal itu dikarenakan daya cengkram ban (juga karena bobot kendaraan yang ringan).

4. Setelah melewati genangan air,  jangan lakukan pengereman mendadak. Menempelnya air di antara piringan dan kampas menyebabkan tidak pakem. Untuk mengatasinya, sambil jalan injak pedal rem secara berkala (perlahan)  dan pastikan tidak ada kendaraan di belakang.

5. Jika genangan tersebut cukup tinggi hingga menyentuh celah pintu, lihat apakah ada air yang masuk. Jika ya, segera keringkan dan bersihkan agar tidak bau. “Biar lebih mudah dan tidak merepotkan  dibawa ke bengkel cuci untuk dikeringkan. Biasanya mereka punya alat vakum air dan pengering interior,” tutup Yusmadi.

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: