Tips mempersiapkan Sepeda motor untuk berpergian Jauh

December 17, 2012 at 9:16 am | Posted in Tips Otomotif | Leave a comment
Tags: , , ,

Jika Anda seorang bikers, menghabiskan waktu dengan pelesiran menggunakan sepeda motor adalah hal yang ditunggu. Namun patut diingat, persiapan adalah segalanya. Selain fisik, kendaraan juga harus fit. Apalagi musim penghujan datang dan memaksa kita harus rajin mengecek kondisi kendaraan sebelum dan sesudah melancong.


Menurut Hadi Satria, Service Head Suzuki Indojakarta Motor Gemilang, Sunter, sebelum pelesir di musim hujan dengan jarak jauh, ada tips khusus agar perjalanan lancar sampai tujuan. ”Yang pasti, kendaraan sudah diservis rutin. Minimun setiap 2.500 km atau tiga bulan sekali. Tekanan ban juga harus dijaga. Tapi Itu belum cukup, ada beberapa hal lagi yang perlu diperhatikan,” tegasnya kepada KompasOtomotif.


Berikut rangkuman tips lanjutannya:
1. Ganti kepala busi. Jika sudah lama atau rusak, biasanya karet penghubungnya sudah tidak lunak dan tidak mampu menghubungkan kabel dengan busi secara rapat. Air pun akan masuk, dan konslet. Imbasnya, sepeda motor mogok ketika terkena air. Jika tidak yakin, ganti saja, karena harga suku cadang ini tidak mahal.


2. Periksa saringan udara dan ganti jika rusak. Pastikan  tidak ada rongga atau celah yang membuat air gampang menyelinap. Jika saringan udara ada air, bahan bakar yang dicampur udara di ruang bakar akan tercampur air dan mesin otomatis mati. Bocornya saringan udara juga membuat mesin mogok ketika menerjang air.


3. Jika sepeda motor Anda berjenis skutik, usahakan jangan melewati banjir yang melebihi boks CVT. Meskipun pabrikan sudah menggaransi tidak akan mogok, bila air sampai masuk , sabuk (belt) akan los atau lepas, dan sepeda motor tidak akan bisa jalan. Bila terpaksa menerjang banjir, sesampai di tujuan bukalah pembuangan air pada cover CVT bagian bawah (lihat gambar), biasanya disediakan di setiap sepeda motor matik.


4. Setelah berjalan jauh dan melewati banjir, periksalah oli mesin. Pastikan tidak berwarna putih. Jika putih, berarti tercampur air dan harus segera dikuras. Cek bisa dilakukan lewat dipstik atau kaca pemantau. Untuk cek oli girboks CVT harus membuka baut pembuangan dan ini yang sebenarnya paling rawan berwarna putih.


5. Khusus untuk sepeda motor sport, sebenarnya hampir sama. Namun jika sudah menggunakan sistem pengabutan injeksi, usahakan tidak terendam banjir hingga jok. Jika sudah demikian, sensor akan rusak dan terjadi korsleting.

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: